Sabtu, 19 September 2020

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK I PEMBUATAN KALIUM IODAT

 

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK I

PERCOBAAN III

PEMBUATAN KALIUM IODAT


I.   PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang

Kalium adalah logam putih-perak yang lunak. Logam ini melebur pada 63,5oC. Ia tetap tak berubah dalam udara kering, tetapi dapat dengan cepat teroksidasi dalam udara lembab, menjadi tertutup dengan suatu lapisan biru. Logam itu menguraikan air dengan dahsyat, sambil melepaskan hidrogen dan terbakar dengan nyala lembayung. Kalium biasanya disimpan dalam pelarut nafta. Garam-garam kalium mengandung kation monovalen K+. Garam-garam ini biasanya larut dan membentuk larutan yang tak berwarna, kecuali bila anionnya berwarna.

Iodida merupakan unsur halogen yang reaktif, dan berbentuk padat, berwarna biru-hitam pada suhu kamar, serta dalam bentuk murninya iodida merupakan unsur yang bersifat racun. Iodat lebih stabil dalam ‘impure salt‘ pada penyerapan dan kondisi lingkungan (kelembaban) yang buruk penambahan tidak menambah warna, penambahan dan rasa garam.

Potasium klorat atau kalium klorat yang memiliki rumus kimia KClO3 seperti bahan klorat lain adalah bahan oksidator umum yang ditemui di laboratorium kimia. Bahan ini merupakan oksidator yang relatif kuat. Kalium klorat diproduksi dalam skala besar untuk industri kembang api korek api, peledak, dan antiseptik.
Sebagian besar piroteknik dan bahan peledak berdaya ledak rendah, beroperasi berdasarkan proses reaksi antara “bahan bakar” dan oksigen untuk menghasilkan panas, suara, atau gas  Berdasarkan uraian diatas, maka dilakukanlah percobaan pembuatan kalium iodat.

B.       Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam percobaan Pembuatan Kalium Iodat adalah bagaimana gambaran tentang proses pembuatan kalium iodat?

C.      Tujuan

Tujuan dalam percobaan Pembuatan Kalium Iodat adalah untuk memberikan gambaran tentang  proses pembuatan kalium iodat.

D.    Manfaat

Manfaat yang akan diperoleh dalam percobaan pembuatan Kalium Nitrat adalah dapat memberikan gambaran tentang proses pembuatan kalium iodat. 


II.     TINJAUAN PUSTAKA

Kalium adalah mineral yang memiliki manfaat bagi tubuh manusia yaitu berfungsi mengendalikan tekanan darah, terapi darah tinggi, serta membersihkan karbondioksida di dalam darah. Kekurangan kalium dapat berefek buruk dalam tubuh karena mengakibatkan hipokalemian yang menyebabkan frekuensi denyut jantung melambat. Sedangkan untuk kelebihan kalium mengakibatkan hiperkalemia yang menyebabkan aritmia jantung, konsentrasi yang lebih tinggi lagi yang dapat menimbulkan henti jantung atau fibrilasi jantung (Fitriani dkk., 2012).

Seperti sifat halogen lainnya, iodida mudah bereaksi dengan unsur-unsur lain, dapat larut dalam air. Selain itu iodida juga larut dengan cepat dalam larutan natrium iodida. Dialam, iodida terdapat dalam bentuk senyawa-senyawa yang banyak tersebar di dalam air laut, tanah dan batuan. Selain itu iodida juga terdapat dalam jaringan tubuh organisme laut (misalnya dalam ganggang laut) dan dalam garam Chili yang mengadung 0,2% natrium iodat (NaIO3) (Sunardi, 2006).

 

 

 

 

 

 


 

III.      METODOLOGI PRAKTIKUM

A.      Waktu dan tempat

Praktikum ini dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 20 Oktober 2016 pukul 07.30 – 10.00 WITA dan bertempat di Laboratorium Kimia Anorganik, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Halu Oleo, Kendari.

B.       Alat dan Bahan

1.      Alat

Alat-alat yang digunakan dalam pembuatan Kalium Iodid terdiri dari gelas ukur 50 mL dan 100 mL, hot plate, batang pengaduk, timbangan analitik dan pipet tetes.

2.      Bahan

Bahan-bahan yang digunakan pada percobaan pembuatan Kalium Iodid terdiri dari kristal Kalium klorat (KCl), Iodium, aluminium foil, natrium triosulfat 0,1 N, asam nitrat (HNO3),  aquades dan kertas saring,

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Fitriani, N.L.C., Walanda, D.K., dan Rahman, N. 2012. Penentuan Kadar Kalium (K) dan Kalsium (Ca) dalam Labu Siam (Sechium Edule) serta Pengaruh Tempat Tumbuhnya. Jurnal Akademika Kimia. 1(4).

 

Sunardi. 2006. 116 Unsur Kimia Deskripsi dan Pemanfaatannya. Jakarta : CV.
            Yrama Widya.

Underwood. 2002. Analisis Kimia Kuantitatif. Erlangga. Jakarta

Vogel. 1979.Analisis Anorganik Kualitatif Makro dan Semimikro.PT Kalman Media     Pustaka. Jakarta.